Menjelang akhir Ramadhan 2021, dilansir Data Kementerian Kesehatan Palestina (20/5/2021) sedikitnya 230 warga Palestina syahid, termasuk 65 anak-anak. Sementara korban cedera mencapai 1760 jiwa. Israel terus membombardir Jalur Gaza dengan serangan udara dan peluru artileri. Tidak hanya itu, serangan udara dan penembakan artileri menghancurkan hampir 17.000 rumah dan bangunan bisnis, 53 sekolah, enam rumah sakit, empat masjid, dan 50 persen infrastruktur pasokan air Gaza. Tak hanya itu, serangan juga menyebabkan 800.000 orang tidak memiliki akses reguler ke air bersih (Kompas.com). Hal ini sungguh menyedihkan ditambah hal ini terjadi di saat warga muslim dunia melaksanakan puasa Ramadhan dan ingin menyambut Idul Fitri dengan penuh sukacita. Sejak puluhan tahun lalu, blokade Israel mengungkung kebebasan rakyat Palestina. Sehingga menimbulkan berbagai permasalahan muncul, mulai dari kemiskinan, kelaparan, kesehatan, hingga pendidikan. Hal-hal tersebutlah yang menggerakkan LAZISMU indonesia umumnya dan LAZISMU Bangka Belitung untuk menumpulkan donasi dari para donatur dan menyalurkannya kepada warga Palestina yang membutuhkan saat ini.
Donasi dilaksanakan selama bulan ramadhan sampai waktu penutupan donasi. Perolehan Dana Kemanusiaan Palestina oleh Lazismu Nasional sampai dengan tanggal 02 Juni 2021 terhimpun sebesar Rp.29.969.172.435,- Khusus perolehan donasi dari Lazismu Babel terhimpun sebesar Rp. 87.171.500,- sedangkan donasi terkumpul dari Lazismu Bangka Tengah sendiri sebesar Rp. 3.510.000,- . Donasi tersebut kemudian dikumpulkan ke Lazismu Nasional dan disalurkan melalui UNRWA untuk pendidikan, pelayanan kesehatan, bantuan dan layanan sosial, perbaikan infrastruktur dan kamp, keuangan mikro dan tanggap darurat, termasuk dalam situasi konflik bersenjata di Palestina. (#TSR)