Tema Rakernas Lazismu 2021 adalah “Digitalisasi Filantropi untuk Penguatan Tata Kelola Lazismu & Pencapaian SDGs”. Ini adalah mimpi Lazismu yang setidaknya, pada tahun 2030 sudah bisa dihitung dampak dan kontribusi Lazismu terhadap SDGs. Hal ini disampaikan oleh Hilman Latief, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat dalam Pembukaan Rakernas Lazismu secara daring lewat Zoom Meeting pada Jumat (4/12). Hilman berharap agar peserta Rakernas diberikan kekuatan untuk merumuskan agenda strategis dalam rangka merancang program-program Lazismu di tahun 2021 hingga Muktamar Muhammadiyah. “Mudah-mudahan semangat kita terus bergelora karena ini adalah kerja-kerja perjuangan dan kemanusiaan yang menuntuk keikhlasan dari kita semua,” ujarnya.
Hadir juga dalam acara tersebut Haedar Nashir, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan amanat Ketua Umum. Dalam amanatnya, Haedar berpesan agar umat Islam menumbuhkan spirit kapitalisme agar umat Islam bisa menjadi khoiru ummah (umat terbaik). Haedar mengartikan spirit kapitalisme dengan etos tangan di atas untuk memberi orang-orang yang tidak mampu. Ia juga berpesan agar umat Islam tidak bersikap antipati terhadap mereka yang mapan dan kaya raya sehingga muncul kebencian yang kontra produktif. (#NST)